16 Juni 2011,
malam dingin jadi saksi,
hilang putri ayu malam di gemerlap cakrawala.
putra alam mengambil bagian,
sembunyi sang putri untuk sejenak,
dengan keperkasaannya,
jauh dari para pemimpi malam.
putri ayu dan putra alam,
bersenda-gurau berbagi kisah,
seakan hanya berdua,
membiar sang fajar dan anak,
tersembunyi di gelapnya layar langit.
para pemimpi berhenti bermimpi,
mendongak kepala mencari tanda,
menatap indah putri dan putra,
dalam pertemuan akrab dan intim,
saat sekali seabad.
dimana sang putri?
pergi sesaat untuk kembali,
memberi keayuan,
menarik sang fajar dan anak,
bersinar di gelapnya langit.
dimana sang putra?
kembali ke alam,
meninggalkan sang putri,
atau ditinggalkan?
kosong dalam kehampaan.
dimana pejuang gerhana?
diam?
tanpa kata?
berpaling?
selesai?
atau
dimanakah pejuang gerhana?
kokoh?
berjuang?
melangkah?
hingga akhir?
kemanapun pejuang gerhana,
para pemimpi melanjut mimpi,
berharap terjadi momen,
kembali perjumpaan antara,
sang putri ayu dan sang putra alam perkasa.
can't be moved or over??
*tulisan ini dipersembahkan untuk seorang teman, pejuang gerhana, pria berinisial SS
16 Juni 2011
malam gerhana bulan
dini hari di kota Bandung
Hidup ini penuh kegembiraan dan keindahan. Dan hidup akan semakin indah ketika kita dapat berbagi dengan orang lain sehingga hidup kita menjadi kegembiraan milik bersama. Mari berbagi kegembiraan disini.
inspirasi
Showing posts with label dingin. Show all posts
Showing posts with label dingin. Show all posts
Sunday, 19 June 2011
Monday, 18 April 2011
Kepala Panas, Hati Dingin
selalu ada alasan di balik sesuatu hal.
coba terlebih dahulu cari tahu apa alasannya sebelum memutuskan apa seseorang itu salah atau benar,jelas atau gak jelas,banyak bacot atau tidak.
sering kepala keburu panas tanpa tahu alasan kenapa.
akhirnya emosi pun menutupi kebenaran yang ada.
bahwa sesuatu itu ada alasannya,
bahwa itu hanya salah paham aja,
atau mungkin seseorang ini punya permasalahan,
tapi karena kita keburu menutup telinga dan termakan emosi,
kita tidak pernah tahu tentang itu semua.
coba terlebih dahulu cari tahu apa alasannya sebelum memutuskan apa seseorang itu salah atau benar,jelas atau gak jelas,banyak bacot atau tidak.
sering kepala keburu panas tanpa tahu alasan kenapa.
akhirnya emosi pun menutupi kebenaran yang ada.
bahwa sesuatu itu ada alasannya,
bahwa itu hanya salah paham aja,
atau mungkin seseorang ini punya permasalahan,
tapi karena kita keburu menutup telinga dan termakan emosi,
kita tidak pernah tahu tentang itu semua.
Subscribe to:
Posts (Atom)